Guna memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah hukum Polsek Pekat, jajaran Polsek Pekat melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan stok BBM di SPBU Doropeti, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, pada Jumat (24/04/2026) sekitar pukul 08.50 Wita.
Kegiatan tersebut dilakukan oleh anggota Banit Intelkam Polsek Pekat sebagai bagian dari upaya preventif dalam menjaga stabilitas pasokan BBM di tengah masyarakat.
Dari hasil pengecekan di lapangan, SPBU Doropeti diketahui memiliki lima tangki penampungan BBM dengan rincian stok sebagai berikut:
-Pertalite I: kapasitas 21.350 liter, terisi 19.756,80 liter, sisa stok 1.593,20 liter
-Pertalite II: kapasitas 21.326 liter, terisi 10.659,47 liter, sisa stok 10.666,53 liter
-Pertamax: kapasitas 16.175 liter, terisi 15.269,89 liter, sisa stok 905,12 liter
-Dexlite: kapasitas 21.232 liter, terisi 15.269,89 liter, sisa stok 905,12 liter
-Bio Solar: kapasitas 21.357 liter, terisi 20.928,79 liter, sisa stok 428,21 liter
Selain melakukan pengecekan, petugas juga berkoordinasi langsung dengan pihak pengelola SPBU terkait kondisi dan distribusi BBM harian guna mengantisipasi potensi kelangkaan maupun penyalahgunaan.
Kapolsek Pekat, IPTU Jubaidin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi.
“Monitoring ini kami lakukan secara rutin sebagai bentuk pengawasan terhadap ketersediaan BBM di wilayah Pekat. Kami ingin memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak terjadi kelangkaan yang dapat meresahkan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan kepada seluruh anggota agar terus meningkatkan kewaspadaan serta aktif berkoordinasi dengan pihak terkait dalam menjaga stabilitas pasokan BBM.
Sementara itu, Kapolres Dompu, AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu, IPTU I Nyoman Suardika, mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Polsek Pekat.
“Kegiatan monitoring seperti ini sangat penting dalam menjaga stabilitas kebutuhan masyarakat, khususnya BBM. Kami akan terus mendorong jajaran untuk aktif melakukan pengawasan guna mencegah potensi gangguan kamtibmas,” ungkapnya.
Kegiatan monitoring dan pengecekan stok BBM berakhir pada pukul 10.15 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.












